Beranda > ngecuprus > Poligami Dinilai Sudah Bukan Zamannya Lagi

Poligami Dinilai Sudah Bukan Zamannya Lagi

Budaya memiliki istri lebih dari satu atau poligami, dinilai sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman dan konteks sosial masyarakat saat ini.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Estu Rakhmi Fanani mengatakan, Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 terkait poligami sudah tidak layak lagi untuk diterapkan.

“Kami mengkritisi pasal 3 ayat (1) dan (2) yang dinilai saling melemahkan. Karena azas perkawinan sebenarnya adalah monogamy. Namun hal tersebut dianulir ayat (2) yang memperbolehkan poligami,” ujar Estu dalam dialog Poligami 2008 di Jakarta, Sabtu (20/12/2008).

Selain itu, pihaknya juga mengkritisi pasal 5 dan 2. Dimana, dasar pengaturan yang digunakan tidak memertimbangkan keadaan sebenarnya yang terjadi akibat poligami kepada kaum perempuan, anak, dan rumah tangga.

“Poligami hanya mendukung kepentingan pihak laki-laki. Dalam kondisi apapun secara lahir dan batin, poligami akan menimbulkan kerugian dan cenderung melahirkan kekerasan dalam rumah tangga secara fisik, psikis, dan ekonomi,” pungkas Estu. (okezone)

Kategori:ngecuprus
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: