Beranda > ngecuprus > Menanti Sebuah Kepastian

Menanti Sebuah Kepastian

Pada 12 September saya dapat SMS dari Jakarta, isinya cukup menggembirakan buat nasib saya ke depan, cuma si pengirim SMS itu tidak memberi kepastian “eksekusinya”, dia hanya bilang tunggu waktunya saja.

Awal bulan ini, atau tanggal 1 Desember kembali dapet SMS yang isinya sama. Hanya yang ini dari Bandung. Dalam SMS itu mulai Agustus lalu eksekusi itu sudah ada di kantor biro, tinggal realisasi dari peng-eksekusi-an itu.

Pada hari yang sama, kita komunikasi. Salah satu isinya yang masih melekat di otak saya adalah, realisasi sudah bisa dilakukan pada bulan ini, tapi bukan rapel, tapi mudah-mudahan saja rapel.

Dan pagi ini, saya cek “celengan”. Karena pagi-pagi betul saya dpt SMS, apakah ada perubahan atau belum. Tapi nyatanya, masih seperti yang dulu. Emosi juga. Kerja udah 2,5 taun, bahkan punya status baru, koq belum ada perubahan.

Kekesalan saya diekspresikan dengan kirim SMS ke dua orang pentolan Bandung. Isinya sederhana saja, “Status berubah, koq belum nambah” .  SMS ke second man, sampe sekarang belum ada jawaban. SMS ke orang nomor satu ada jawaban, selang beberapa menit.

“Ya bertahap mungkin, yang pasti status dulu jelas baru yang lain” jawab dia.

Terlanjur kesel dan emosi udah gak bisa ditahan, saya langsung jawab:

“Yang penting duit, dan belum cukup kah proses itu dengan waktu lima bulan? ini dari Agustus sampe sekarang belum ada kejelasan” klek, pesen terkirim…

Kategori:ngecuprus
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: