Beranda > ngecuprus > Mempersembahkan Senyum Bagi Pecundang

Mempersembahkan Senyum Bagi Pecundang

Dari dinding-dinding kamar yang cukup sederhana, kadang tersirat rasa dimana kenyataan dan ketabahanku harus menganggap dan memaksakan aku selalu berada dalam posisi salah dan kalah.

Dan sambil mendongakkan wajahkku ke langit, bagaimanapun aku harus tetap ikhlas mempersembahkan manisnya senyumku terhadap kenyataan yang selalu mempecundangiku, membenciku, memisahkanku, meninggalkanku, menghempaskanku, merajamku, menjauhiku, mengasingkanku dan menggantungku dalam ketidak-berdayaan dan keterbatasanku.

Sementara aku tidak boleh marah dan murka karena semua itu bagiku bahwa Tuhan “cemburu” padaku dan masih “mencintaiku”.

Kategori:ngecuprus
  1. fatur
    16 Januari 2009 pukul 04:11

    Saya harap kang annas profesional sejati….menulis berita karena benar adanya bukan karena ada”main mata” dengan KRSB…..Maju terus Kang Annas….orang subang di belakang anda selama anda profesional…..

  2. ika
    18 Januari 2009 pukul 04:53

    Tuhan cemburu????????? masa iyah seeehhhh……. mungkin abang terlalu berputus asa……… cinta Tuhan bukan harus ditampakkan sbgai kcmburuan atuuuhhh bang….. karna aq yakin, seandainya qta melupakanNYA skalipun, maka DIA takkan berpaling dari qta….. jangan pesimis bang……. TETAP SEMANGAT!!!!

  3. fierardriani
    18 Januari 2009 pukul 11:08

    iiihhh mana ada Tuhan cemburu yang ada elo kali yang ngerasa ga di peduliin hehehe
    ga boleh ngomong gitu yah

  4. 19 Januari 2009 pukul 04:19

    Sabar yang benar itu tidak ada batasnya, seluas samudra sebiru langinit. Jangan menyesali apa yang terjadi pada diri kita. terus semangat kang….

  5. thejackpiano
    20 Januari 2009 pukul 00:43

    menikmati hidup memang mudah
    tapi membuat hidup agar bisa dinikmati memang sulit………..
    semua hal yang akan terjadi semuanya melalui proses
    proses itu adalah sabar ……….

  6. 20 Januari 2009 pukul 04:04

    kerennn… mas, sampai Tuhan aja cemburu tuh. salam blogwalking temen semua

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: