Beranda > ngecuprus > Telpon dari Luna Maya

Telpon dari Luna Maya

Waktu asyik bermanja-manja dengan si kecil, Getsa Alleysa Azra, handphone butut capgomeh berdering. Terpaksa, sikecil yang lagi rewel-rewelnya karena terserang flu dan pilek aku lepas, dan halo, luna maya?

Ah tentu bukan si luna maya yang telpon aku, apalagi “ajudan pribadinya” . Telpon itu dari seseorang yang dering panggilannya sudah aku tandai khusus. Kaget juga, koq dia bisa nelpon saya…

Yups, cukup dibikin kaget juga menerima telepon dari dia. Soalnya Dari beberapa bulan ini, baru kali ini saya menerima telpon lagi dari dia. Saking “kangennya”, dia sempat nelpon tiga kali dengan durasi pendek-pendek, dua kali bisa komunikasi, sekali gagal, karena handphone-ku yang terlanjur butut, jadi gak bisa menerima.

Kalo soal isi pembicaraan saya sudah menebak sebelum dia bicara, apalagi di jam-jam sibuk seperti ini, soal naskah BERITA yang dikirim sore tadi. Tapi enjoy aja, karena berita yang aku kirim semuanya bisa aku kuasai, karena mungkin saja ada beberapa naskah atau kalimat yang tak difahami.

Tapi ada beberapa soal yang janggal. Janggal buat saya dan dia, makanya dia nanya. So, apapun itu, saya ambil hikmahnya saja, untuk lebih baik ke depannya. Yaah minimal, meminimalisasi kecurigaan. Caranya, dengan menghindari sesuatu yang mengarah munculnya kecurigaan itu.

Memang, untuk berita itu kami tak datang ke lokasi. Dengan pertimbangan, untuk kesekian kalinya aku tulis, badanku masih terlalu cengeng untuk kena air hujan, sisa2 yang kemarin saja masih belum juga “tuntas”. Kedua, jarak tempuh Subang Kota ke Sukasasri dan Legonkulon  membutuhkan waktu paling minim dua jam dalam kondisi cuaca normal (gak ujan) untuk sekali jalan. Dan tadi siang tik-tik bunyi hujan di atas genting guede-gede…

Dan untuk efesiensi waktu, jadi cukup by phone, karena pikirku hanya laporan pantauan terakhir saja. Sementara waktu yang tersisa kita ambil berita laen, dan kebetulan pada waktu yang sama ada aksi mogok beroperasi supir angkutan dalam kota di dinas perhubungan kabupaten subang.

So, apapun itu, sekali lagi, akan menjadi hikmah, jika didasasri dengan positive thinking dan tidak menjadikan beban. And end, thanks bro for your call…

panglejar, menjelang dekapan istri

  1. 23 September 2013 pukul 19:55

    Pretty! This was an extremely wonderful article.

    Many thanks for supplying this information.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: