Beranda > ngecuprus > Golput dan Rokok Difatwa Haram??

Golput dan Rokok Difatwa Haram??

Aya-aya wae, terakhir ini Majelis Ulama Indonesi (MUI) santer ngebahas fatwa haram rokok sama golput….

Inikah Indonesia, yang laen berfikir bagaimana mengurangi penganggurandan menekan angka kemiskinan, di sini justru rokok mau diharamkan, yang secara otomatis akan berdampak pada jutaan tenaga kerja yang mencari makan untuk keluarganya di pabrik rokok.

Fatwa yang disiapkan haram kedua adalah Golput. Sumpah ini gak masuk akal dan otak sehat saya. Soal pilihan masih diatur oleh soal haram-halal. Kenapa juga gak diwajibkan untuk memilih partai A atau calon B saja…

Memilih Golput kan pilihan juga, memilih untuk tidak memilih. Dan menentukan untuk Golput itu kan, bisa saja sebelumnya sholat istikharah dulu atau hasil analisis. Nah untuk kelas daerah, Golput itu kan karena dia memilih nyari “sesuap nasi” dari pada “menjadikan” oprang laen jadi ini itu yang belum tentu dia peduli ama nasib mereka…

Duh lieur hidup di indonesia, semuanya diatur haram-halal. Kade ah warsih ka payuen aya Fatwa haram soal pake baju, nyari jodoh, cari kerjaan.. duh dasar koplok.

Lieur, lieur, lieur andon hireup di Indonesia mah, sagala-gala diatur dan difatwa….

  1. Yep
    22 Januari 2009 pukul 03:34

    Yang nentuin dosa atau ngak siapa ya Mas…..
    Emang lieur Mas hidup di Indonesia, Kyai na terlalu pede…..he…he….

  2. 22 Januari 2009 pukul 08:52

    terlepas dari masalah halal haram golput, yang jelas kita jangan sampai memilih caleg yang tidak komit dengan kemaslahatan umat dan pro kapitalis.
    ada bahasan mengenai hukum golput di eramuslim.com hari ini….

  3. Ubay Kusen
    22 Januari 2009 pukul 17:08

    Emang doyannya bikin stempel tuh. Liat aja kemasan makanan, semuanya dia stempelin. Ntar orang Golput bikin stempel bunyinya, ngefatwa golput haram itu haram. Mo ngga digituin.

  4. 23 Januari 2009 pukul 02:43

    Waduh benar sekali mas keprihatinan sampean itu saya yakin mewakiliki ratusan juta rakyat Indonesia. Ketimbang yang pro fatwa haram.

    Kasian bener MUI “disuruh” terus menerus mengejar satu orang Kyai NU yang dianggap berseberangan sama penguasa.

    “Kyai NU” dilawan… seng ada lawaaaan!

    salam kenal bos!

  5. 23 Januari 2009 pukul 06:29

    PESAN DARI SURGA BUAT PARA KORUPTOR
    Engkau menuliskan senandung nyanyianmu di atas wajah suci kaummu; lalu engkau membiusku dan perlahan-lahan merampas hartaku… seperti itulah yang dilakukan para koruptor…

    Demikianlah, negara ku kini menduduki peringakat 3 negara terkorup se-Asia Tenggara, dan aku lemas, lunglai tak berdaya di tengah melimpahnya kekayaan kita. Kalbuku mengerang kesakitan, ku meraung kepedihan menahan luka gores sayatan yang menggores batin ini oleh perselingkuhan orang kepercayaan.

    Dulu dalam fahamku, kau ku pilih karena kau orang yang tepat di posisimu, kau pengelola managemen dasyat dari segala kehebatan negeriku. Maka itu ku serahkan tanpa syarat semua kepadamu. Dengan maksud kita bersama-sama menyeberangi tepian bahagia menjadi bangsa bermartabat.

    Tapi kini, rencana janjimu adalah angin lalu, semua ucapan manis mu kau buang di ngarai hampa. Ketahuilah semua kepalsuan yang kau ucapkan, aku tak percaya lagi!! Aku tidak ingin bersama mu di pemilu 2009 mendatang.

    Semalam dua sebelum anggota KPK datang menjemput, aku mempersiapkan sepatah dua patah untuk kusampaikan kepadamu, namun engakau persiapan hanyalah persiapan, aku tak bisa melepas siratan hati karena penjagaan ketat garda polisi.

    Sekarang di antara persidangan hati sekalian, aku katakan kepadamu ” aku akan boikot pemilu tgl 5 april 2009, kami akan golput!!!” agar kau merasakan seperti apa luka yang kau berikan.

    sumber:www.asyiknyaduniakita.blogspot.com

  6. 23 Januari 2009 pukul 06:32

    MAKSUD TERSELUBUNG CALON LEGISLATIF

    Pesta demokrasi 2009, pestanya calon legislatif merebut simpati rakyat. Calon legislatif berlomba merebut garis terdepan berjanji memperbaharui kehidupan.

    Namun, tatkala pesta itu usai dan mereka terpilih, anggota dewan mulai menampakkan kekakuannya. Tujuan utama mendapatkan kekayaan sebesar-besarnya melekat benar dalam saraf ingatan anggota dewan.

    “Tiada hari tanpa korupsi ” slogan wajib bagi mereka. Hidup tanpa korupsi bagaikan sayur tanpa garam atau dengan kata lain hidup tiada mengenal korupsi sama dengan mati di dalam hidup, itulah prinsip mereka. Mumpung jadi anggota dewan.

    Akhirnya kita hanya bisa diam!! diam!! diam!!

    Membawa segala penyesalan menuju alam baka.

    Sumber:www.asyiknyaduniakita.blogspot.com

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: