Beranda > berita > We Will Not Go Down, By Michael Heart

We Will Not Go Down, By Michael Heart

mh6Musik dan kemanusiaan adalah sahabat. Keduanya ada untuk membuat kehidupan lebih beradab. Banyak musisi dan event musik menjadi legendaris karena sikap mereka yang menentang perang dan memilih berpihak pada kemanusiaan.

Michael Heart, musisi yang kini berdiam di Los Angeles, Amerika Serikat, membuat sebuah lagu untuk Gaza. Lagu itu dia beri judul We Will Not Go Down. Tapi siapa Michael Heart? Tidak banyak yang bisa digali dari dia. Album perdananya ”Unsolicited Material’’ yang dirilis Maret 2008 lalu, tidak sampai ke Indonesia.

Album pop rock itu juga tidak mencuri perhatian publik, serta para kritikus musik. Wajar jika kemudian ada pihak menuding membuat lagu buat Gaza itu hanya salah satu cara mempromosikan diri saja.

Seperti kebanyakan orang di dunia,saya sangat tidak bisa menerima kejadian tragis yang masih terjadi di Gaza. Pada suatu malam, saya mengambil gitar akustik saya dan mulai memainkannya, sambil melihat foto-foto kejadian di Gaza.Kebanyakan dari foto-foto ini tidak ditampilkan di mediamedia di AS. Sebelum saya sadar, dua jam kemudian, saya telah membuat lagu itu,”cerita Heart.

Menurut Heart, We Will Not Go Down mulanya hanya sebagai pelampiasan emosi saja, tidak diniatkan untuk didengar orang lain. Tapi setelah saya merekamnya di studio dan diperdengarkan pada keluarga esok harinya, semuanya menjadi jelas. ”Lagu ini harus didengar oleh sebanyak mungkin orang,” kata Heart.

Heart dilahirkan dari keluarga Nasrani di Syria. Dia kemudian tinggal di Eropa (Swiss dan Austria) sebelum akhirnya menetap di Amerika Serikat. Bisa jadi, dibesarkan dalam berbagai ragam budaya membuat Michael lebih menghormati perbedaan.

Pada usai 10 tahun,dia mulai belajar piano dan gitar,serta menciptakan lagu. Setelah menerima gelar di bidang audio engineering dari Full Sail, sebuah sekolah recording pada 1990, dia pindah ke LA dan bekerja sebagai recording engineer dan gitaris cabutan.

Michael telah bekerja sama dengan banyak artis papan atas dunia. Mulai Brandy, Will Smith, Toto, Natalie Cole, The Temptations, Phil Collins, Patty LaBelle, The Pointer Sisters, Earth Wind & Fire, Ricky Lee Jones, Jesse Mc- Cartney, Hillary Duff, Jessica Simpson, Jennifer Paige, Al Jarreau,K-Ci & Jojo, Deborah Cox, hingga Monica. Dalam rekaman-rekaman itu, ia memakai nama Annas Allaf. Heart sendiri mafhum, sebuah lagu tidak bisa menghentikan perang.

Dalam dunia yang sempurna, saya berharap lagu itu akan menginspirasi penguasa untuk menghentikan perang. Tapi sayangnya, kita tidak hidup di dunia yang sempurna. Jadi, harapan realistis saya adalah lagu ini bisa memunculkan kesadaran di seluruh dunia atas peristiwa tragis di Gaza,juga di peristiwa di seluruh dunia,” paparnya.

Ia juga berharap rakyat AS mempertimbangkan sumber berita yang mereka tonton. Kebanyakan dari mereka, ketika menyalakan TV, otomatis mempercayai semua yang mereka lihat. Mereka tidak sadar bahwa TV sering kali bias. Mereka tidak menampilkan keseluruhan cerita, hanya menampilkan versi yang cocok dengan mereka. Masyarakat berhak untuk tahu kebenaran. Saya berharap, itu bisa segera berubah,” katanya.

Semula Heart berencana menyumbang hasil penjualan We Will Not Go Down ke pengungsi Palestina. Tapi karena akan lebih sulit secara teknis, akhirnya dia memutuskan lagu itu bisa diunduh secara gratis. Hanya saja, dalam website- nya, Michael berharap orang-orang yang mengunduh lagu itu bersedia juga menyumbang ke UNWRA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East), sebuah LSM yang telah menolong pengungsi Palestina sejak 1949.

Heart adalah fakta, urusan kemanusiaan tidak ada kaitan dengan agama, suku, dan ras. Kemanusiaan adalah sebuah semangat yang universal. Seperti yang ditulisnya dalam lagu buat Gaza. ”You can burn up our mosques and our homes and our schools, But our spirit will never die,”.

lyric dan download We Will Not Go Down, By Michael Heart klik di sini

  1. 26 Januari 2009 pukul 18:19

    Hmmm ….
    bener kata orang bahwa lagu ini lahir bukan dari seorang muslim yang sejak kecil cinta akan palestina.

    Makasih infonya mas, aku belum sempat nyari dan disini aku telah menemukan apa yang kucari tanpa harus melakukan searching.

    TFS

    Salam

  2. 26 Januari 2009 pukul 21:43

    Wah ternyata bukan seorang Muslim..

    But karyanya bisa membius warga dunia untuk turut bersimpati kepada Palestina…

    Semoga niat Heart sungguh tulus dan mendapatkan ridho dari Allah..

  3. Yep
    27 Januari 2009 pukul 02:29

    Saya yakin, banyak orang yang bukan Muslim juga sangat mengutuk kebiadaban Israel.
    Mari kita doakan saudara2 kita di Palestine, Semoga tabah menghadapi cobaan ini. Amin

  4. 27 Januari 2009 pukul 02:29

    bisa dicontoh sama yang lainnya

  5. 27 Januari 2009 pukul 02:30

    kalo mu nebeng blog caranya gimana yang dipasang bannernya apa nama blognya doank mas

    dua-duanya juga boleh, kirim aja link-nya ke demicintakupadamu@gmail.com, ditunggu ya mas. yang laen juga boleh, ayo sapa lagi yang mau nebeng blog, mumpung gratis wekekekeke

  6. 27 Januari 2009 pukul 03:06

    linknya dah ok mas……

  7. 27 Januari 2009 pukul 06:23

    saya mau nebenk mas…. saya juga mo nambahin blog ini ke blog sy..blog ini keren!!!

    annas: oke mas aris, blog sudah saya tahan di jejak blogger, haturnuhun kang

  8. 27 Januari 2009 pukul 08:42

    tidak seperti penyanyi2 kita yang sudah kehabisan ide
    sehingga hanya bisa “putus nyambung ato i just want to say ilu

  9. 28 Januari 2009 pukul 02:19

    Saya tidak pernah berpikir tentang agama Michael Heart. Bahkan saya tidak peduli dengan latar belakang Michael Heart. Saya hanya membayangkan suatu saat nanti Michael Heart menyanyikan lagu itu di depan publik Indonesia. Saya ingin menangis sendiri (atau bersama yang lain) di deretan kursi penonton. Bukan cengeng. Tapi karena hasrat menolak kezaliman semakin menguat.

  10. linda
    27 Februari 2009 pukul 02:45

    Thanks to MICHAEL HEART for make song WE WILL NOT GO DOWN

  11. FIA
    27 Februari 2009 pukul 02:47

    don’t will go down to michael heart…..

  12. saniko
    27 Februari 2009 pukul 10:02

    semoga michael di beri hidayah ole allah swT…………

  13. thya
    4 Maret 2009 pukul 14:29

    bagusssss bgt ..
    salutt buat heart. ternyata di nasrani..
    hehehehehe ..
    yang jelas bagus banget ni lagu ..
    GBU for heart

  14. eddy
    7 Maret 2009 pukul 06:39

    Perbedaan bukan hmbatan utk sling mengasihi antar sesama,…
    qta semua d’lhir’kn satu,
    qta d’lhirkan utk mnolong sesama,
    tdak peduli perbedaan suku,ras,agama,dan warna kulit?!
    Salut buat Heart
    n Buat Sodara2 di Palestina,Kami d’sini mnyertai’mu

    Israel,… tunggu k’hancuran ae
    maaf bila ada kta2 yg salah (skedar info saia seorang Hindu)

  15. nita
    22 Maret 2009 pukul 16:12

    lagu yang dasyat..
    maaf sebelumnya, kebetulan saya non muslim..
    benar sekali, perbedaan bukan menjadi hambatan untuk saling mengasihi satu sama lain..
    tidak peduli perbedaan suku, agama, ras dll..
    yang pasti agama manapun tidak akan membernarkan pembunuhan, pembantaian atau penindasan
    semua agama mengajarkan kebaikan, namun sayang banyak pengikut yang tidak menjalankannya..
    semoga yang teraniaya mendapatkan kedamaian yang abadi
    AMIN

    annas: saya koq lebih asyik lihat tindakannya dari pada keyakinannya. seperti halnya saya bangga dengan michele heart itu, benet-bener menggunakan herat untuk mneulis syairnya

  16. ady
    3 Oktober 2009 pukul 13:16

    semoga pencipta lagu ini mendapat hidayah dari Allah SWT pencipta langit dan Bumi

  17. ady
    3 Oktober 2009 pukul 13:20

    buat Israel Tunggu Imam Mahdi dan nabi Isa as turun ke bumi, pembalasan Allah lebih menyakitkan dari pada Bom. roket dan rudal kalian Allah pemilik Panasnya Api dinginnya Es dan kerasnya Batu akan menghancurkan Jiwa raga seterunya Israel Lakhnatullah….

  18. okeu rizki
    27 November 2009 pukul 09:30

    Insya Allah,, michael heart akan menjadi seorang muslim suatu hari nanti,,,amin ya Allah,,
    karna dia respekt terhadap muslim,,, saya juga respek terhadap michael…

  19. imam
    6 Februari 2010 pukul 12:42

    salut pada Michael yang telah menggugah rasa kemanusian yang sangat mendalam lewat lagu we will not go down, dia sangat peduli pada orang2 yang tertindas, adakah kita demikian ???

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: