Beranda > ngecuprus > Fatwa MUI: Rokok Makruh, Golput Haram

Fatwa MUI: Rokok Makruh, Golput Haram

Untung saya cowok, gak hamil dan udah tua. Jad say goodbye ama fatwa MUI tentang rokok. Tapi ngawur juga ya, koq yang beginian diurusin, kalo ada niatan mah dan diliat dari tingkat resiko dan mubadzir kenapa bukannya petasan aja yang difatwa haram???

Oh iya, katanya MUI juga memfatwakan memilih dalam Pemilu itu wajib ya, atinya kalo menganut teori berlawanan, Golput = Haram . nah yang saya belum mudeng itu, bagaimana kalo warga yang gak dapat kartu pemilih, pada hari H berhalangan , atau keluar kota yang sifatnya sementara???

duh lagi-lagi duh. saya cuma bersyukur saja, MUI gak browsing internet. Apa jadinya kalo browsing terus pas dibuka liat foto bugilnya sarah-rahma azhari, wah????

juragan-133

ah sabodo amat lah, saya lagi nikmati rokok dulu ahhhhhhhhh. biarkan anjing menggonggong kafilah berlalu…. tarik jabrik…….. eh satu lagi, ada yang tahu gak apa hukumnya kalau melanggar fatwa MUI? dirajam atau ditahan?

  1. Yep
    27 Januari 2009 pukul 08:51

    Para Petingginya pake komputer softwarenya original kali ya Mas, Anak2nya maen PS juga original, beli lagu mp3, film dvd juga yang original…. Nah yang begini ngak haram kaleee…H.H.H

  2. 27 Januari 2009 pukul 11:12

    waks…
    menurut MUI tuh..
    fatwa Haram untuk rokok bagi:
    1. Merokok di tempat umum
    2. anak – anak
    3. ibu hamil
    4. anggota MUI

    nah yang aku tak paham.. kok bisa haram memilih lokasi??? atau ekslusifitas gini…
    makin aneh tuh MUI, apalagi fatwa Haram untuk GOLPUT, kalo mang berhalangan gimana donk???

  3. 27 Januari 2009 pukul 12:56

    hah?masa golput haram?aneh” aja
    rokok haram baru bener -kata gue- :D:D
    –salam kenal–

  4. 28 Januari 2009 pukul 04:56

    ah MUI aya aya wae.. da geuning para ULAMA na oge ngararoko..sok tingali ti pasantren2 atw di kampung2. pami tahlilan oge kan dijamuna roko. jeung meuni kararagok kitu fatwa teh. naha teu diharamkeun wae secara mutlak?
    GOLPUT oge haram ceunah?? bener2..ULAMA Suu’ nu kitu teh..nuhun ah wassalam..

  5. khairinnisa
    28 Januari 2009 pukul 13:28

    rokok haram???
    saya benci rokok dan asapnya,, tp bukanny rokok udah ada hukumny sendiri yah???
    humph,, knp mesti dbikin aneh2 lg si???

    trus nasib pekerja d pabrik rokok gmana ya??

    kurang kerjaan atau gmana si??
    ckckckckck

  6. pamungkas
    20 Februari 2009 pukul 06:28

    jangan-jangan MUI sekarang dah di selusupi Laknatullah Yahudi yang mengaku Islam… Atau MUI hanyalah segerombolan orang yang mengaku Islam dan Sok Pintar…???
    Hukum Halal/Haram itu mencakup seluruh kalangan terkecuali hanya karena barang haram tersebut umat dapat mempertahankan hidupnya. Nah, atas dasar apa MUI menghalalkan rokok pada kalangan tertentu…????
    Bagi pekerja di pabrik rokok : Jika anda taqwa kepada Allah SWT, pasti akan ada rejeki. Yakinlah Allah SWT itu maha Adil, Maha Kaya, Maha Mengetahui, Maha Penyayang…
    tanpa bekerja di pabrik rokokpun, pasti akan mendapat rizki yang lebih baik. Cicak makan nyamuk, tapi cicak tidak punya sayap untuk menangkap nyamuk. Tapi cicak tetap diberikan limpahan rizki oleh Allah SWT.
    Sebuah contoh akan kebesaran Allah SWT….
    jadi Yakinlah Alaah sayang umatNya

  7. 3 April 2009 pukul 04:18

    haram bagi orang yang merokok,,,

  1. 26 Februari 2009 pukul 19:29

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: