Beranda > ngecuprus > Bisnis Prosititusi Syariah

Bisnis Prosititusi Syariah

terlaluIndoensia selalu saja digoyang dengan berita mesum, seks bebas, bugil, telanjang atau aktivitas di kampung prostitusi. Ironisnya aktivitas itu dilakukan oleh lintas usia, profesi, dan lintas daerah bahkan antar kota antar provinsi, fuih

Dari sisi kebutuhan fsikologis, tidak ada yang salah dengan hal-hal yang menyangkut seks, sekalipun dilakukan. Namun, oleh sebagian kaum, seks bebas dan kawan-kawannya itu melanggar etika dan dustur kaum mayoritas…

Soal kepantasan (moralitas) tampaknya sudah tidak lagi menjadi norma yang berhasil meminimalisasi aksi mesum, sekalipun aturan normatif hanya memenuhi syarat legal suatu negara saja…

Seks memang nikmat dan melezatkan, dan tidak ada satu pranatapun yang bisa mencegah (aktivitas yang mengarah) seks bebas di luar nikah. Kondisi ini, bikin otak jailku encer. Yups, apa mungkin harus dibuka Prostitusi Syariah? ah gak mudeng juga saya, opo iki maksudnya??? sungguh terlalu

ilustrasi foto dari facebook

  1. 24 Februari 2009 pukul 01:30

    Hehehe, kan udah model berbagi bagi seperti berbagi suami,tukar2an pasangan, dan juga arisan tuk memilih teman bobo siang dikalangan ibu2 muda, ide mas Annas boljug, alias boleh juga, memang sih kenikmatan yang diberikan TUHAN, sudah banyak yang menyalah gunakan karena Pemerintah belum mampu membangun pranata AKHLAK dan BUDI PEKERTI, yang bisa membendung gelombang dekadensi MORAL yang begitu dasyatnya(jadi ingat lagu bang Haji), dan ETIKA MORAL, belum semua dilandasi oleh nilai2 Agama, karena rakyat sibuk untuk “bertahan hidup” maklum sampai saat ini belum ada satu pun pemerintahan di republik ini yang dapat melaksanakan kebutuhan esensi rakyat, mudah2an walau pun dadanya sesak, perut keroncongan RAKYAT KITA mampu memilih Wakil2annya dan Pemimpin yang berakhlak dan berbudi perkerti.

  2. 24 Februari 2009 pukul 05:47

    Opo meneh iki mas. Gak mudeng

  3. suryaadzaki
    24 Februari 2009 pukul 16:59

    setuju banguet ama yg namanya prostitusi syariah, karena tinggal memberi nama saja koq, kan bang rhoma sudah memulainya… simiak aja acaranya dan lagu2 bang rhoma di tpi (jangan sebut bang haji, krn akan melukai hati haji2 lainnya) semua berwarna syariah, dan semua juga berbau maksiat, so tinggal selangkah lagi, berbau prostitusi, ntar pks yang akan nobatkan bang rhoma menjadi tokoh atau bapak …….. syariah. he….. he …. he …. Hebat bang rhoma, haji anda ‘terlalu….’

  4. superbog
    25 Februari 2009 pukul 06:58

    onok2 wae mas !!!🙂

  5. 25 Februari 2009 pukul 15:20

    sungguh tidak sepadan kata syariah disandingkan dengan prostitusi…masih mencoba memahami tulisan di atas….

  6. Umat Islam
    27 Februari 2009 pukul 00:38

    Astagfirullohal’adhziim….

    saya mencari ‘JUDUL’ keyword ‘bejat’ ini di GOOGLE dan TIDAK SAYA TEMUKAN “KATA SAMPAH MENGHINA AJARAN ISLAM” ini kecuali di BLOG ini SAJA !!!

    MAS! ente mau buat propoganda internal di Islam ya!

    SANGAT BIADAB anda menyandingkan’nya’ dengan kata “SYARIAH” !!!

    apalagi anda adalah muslim. Anda berbicara tanpa ilmu.

    Mudah²an anda menghapus artikel ini (atau paling tidak merubah judulnya!). Ini bukan tidak menghargai pendapat orang. tapi anda mesti tau, MANA PENDAPAT & MANA PENGHINAAN N PELECEHAN AGAMA.

    ### Tidak Pernah Kalimat “judul pelecehan” di atas diucapkan oleh manusia dibumi ini sekalipun, terkecuali anda yang pertama kali menulisnya & harus mempertanggungjawabkannya di hadapan Alloh SWT ###

  7. 28 Februari 2009 pukul 01:09

    kenapa tidak dicoba..
    DUGEM TAHAJUD
    RENTENIR ISLAMI
    ALKOHOL HALAL
    atau POLIANDRI SYARIAH

  8. ABC
    1 Maret 2009 pukul 13:21

    waduw… di atas gwa si massto lebih parah juga ni.
    banyak yg gak sadar, orang Islam sendiri malah menghancurkan Islam. Agama dia sendiri.

    mangkin parah aje orang-orang negh.

  9. 5 Maret 2009 pukul 14:28

    Ha…..Ha……Ha……Ha……Hwebat wui…………Ini baaru idenya Orang yang betul betul gila.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: