Beranda > ngecuprus > Hikmah Jebolnya Tanggul Situ Gintung

Hikmah Jebolnya Tanggul Situ Gintung

situJebolnya tanggul di Situ Gintung menjadi pemicu bencana alam dan bencana kemanusiaan. Tak mengherankan banyak yang menangis dan sedih atas tragedi Situ Gintung di Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat, yang menyebabkan puluhan warga meninggal dunia.

Kita semua tak kuasa menahan sedih melihat korban meninggal cukup banyak. Banyak orang turut prihatin atas musibah tersebut, dan meminta agar keluarga yang ditinggalkan tabah.

Ketika melihat sejumlah jenazah yang terbungkus kain kafan, pemeran sinetron Si Doel Anak Betawi itu tidak kuasa menahan tangis. Bahkan air matanya langsung menetes, dan ia mengatakan kesedihannya sangat mendalam akibat jebolnya tanggul Situ Gintung.

Tanggul Situ Gintung jebol akibat tidak kuat menahan debit air sehingga menerjang rumah-rumah penduduk yang letaknya lebih rendah dari permukaan air. Lokasi paling parah atas musibah itu berada di wilayah RT 04 RW 08 Kelurahan Cireundeu, di mana sejumlah rumah penduduk rata dengan tanah.

Sejak bencana maut itu, tiap kali beranjak malam, kawasan di sekitar Situ Gintung semakin mencekam. Tak ada listrik. Lumpur tebal juga masih melekat di puluhan rumah yang porak-poranda. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur kawasan itu sejak sore juga membuat penyisiran korban hilang oleh tim SAR dihentikan sementara.

Ratusan warga Kampung Poncol, Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan, pun masih bertahan di pos pengungsian Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan. Lebih dari 80 orang tewas dan lainnya luka. Sebagian masih terbaring di dua pos pengungsian tersebut.

Lebih dari satu juta meter kubik air menghantam pemukiman penduduk dalam hitungan menit. Peristiwa yang berlangsung sangat cepat membuat mayoritas warga tak mampu menyelamatkan diri. Bahkan banyak warga yang masih terlelap saat banjir datang.

Puluhan rumah pun mengalami rusak parah. Ada yang rata dengan tanah. Jebolnya tanggul di Situ Gintung benar-benar membuat air di danau itu habis. Kesaksian warga sekitar, keringnya danau ini merupakan sejarah dalam 50 tahun terakhir.

Kita berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali. Pemerintah harus memberikan perhatian serius terhadap musibah ini. Untuk itu, kawasan tersebut sebaiknya jangan dijadikan pemukiman. Lingkungan hidup di kawasan itu harus dipelihara, penghijauan kembali harus dilakukan. Reboisasi kawasan mutlak diperlukan, selain membangun kembali tanggul yang jebol. Tragedi ini jangan terulang lagi.

  1. 28 Maret 2009 pukul 10:19

    innalillahi wainna ilaihi rojiun. Semoga warga yang mendapat musibah diberikan kesabaran. Semoga para korban diberikan rahmat disisi Allah SWT. Semoga ada hikmah untuk kita semua

  2. 28 Maret 2009 pukul 13:40

    duka Situ Gintung, duka kita semua, duka Indonesia. Di tahun 1970an Situ Gintung tempat-nya teduh, ketika itu satu2-nya yang terkenal adalah sebuah restoran yang dibelakangnya ada danau-nya : itulah Situ Gintung, waktu berjalan cepat, pembangunan ada di mana-mana, kawasan sekitar Situ Gintung pun penuh dengan perumahan. Sedih, menangis, semoga saudara-saudara kita disana tabah menghadapi musibah ini.

  3. 29 Maret 2009 pukul 05:20

    elit bangsa kita sudah bebal menghadapi segala bencana..
    orang mati akibat bencana dianggap biasa..
    kadang dibilang “ah, mereka cuma TUMBAL”..
    ya memang.. korban adalah TUMBAL salah urus, keserakahan, manipulasi, mark up, kolusi, proyek..

    judulnya mung “what next?”..

    walah ngomong po aku iki..

  4. ian
    29 Maret 2009 pukul 15:54

    sabar ya pasti semua itu kr murka Allah.Tanggul Situ Gintung buat nampung air hujan beralih fungsi tempat nampung maksiat.

  5. 30 Maret 2009 pukul 02:22

    situ gintung tepatnya di sebelah selatan atau di hulu situ, sering terjadi banyak kemaksiatan terutama dilakukan oleh para mahasiswa yang suka enjoy di sana sambil duduk di pinggir sungai..ya iya lah..kena ajab deh..waspada…waspadalah…

  6. 16 Juli 2011 pukul 14:03

    Mushola itu…pernah di singgahi orang Shalih…kawan,,,yang tanpa puja-dan puji manusia,dia ber-sujud tanpa mau imbalan hanya mengikuti….Qur,an semata bahwa manusia wajib…menyembahNYA….dan dalam Nafsu manusiawinya orang Shalih ter-sebut….menjalankan RidlhoNYA………….amiiin Bukti,,,,, terus publikasikan Mushola AJAIB ITU KABAR-KAN PADA DUNIA……………….Kawan…………..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: