Beranda > ngecuprus > Selamat Berpemilu, Indonesia

Selamat Berpemilu, Indonesia

demo-hmi-subang-12mau gak mau, suka gak suka, besok rakyat indonesia akan menggelar pemilihan legislatif.  salah seorang tokoh menyebutkan, nasib lima tahun mendatang akan ditentukan sekitar lima menit di dalam pemungutan suara.

Yups, suka gak suka, sreg gak sreg Kamis (9/4) adalah puncak dari pesta demokrasi. Dan faham gak faham, ngerti gak ngerti, hari itu kejelian mata kita akan diuji untuk mencari nama seseorang dalam ratusan deretan nama-nama calon wakil rakyat.

sebagai rakyat, tentu saja kita patut dan tunduk terhadap hukum yang berlaku, setidaknya kita mengambil hak politik sebagai satu dari jutaan warga negara indoneia. meskipun, untuk beberapa saat kita meninggalkan profesi kita untuk menghidupi keluarga.

cermin ketaatan dan kepatuhan rakyat untuk memilih para calon wakilnya, seharusnya menjadi cerminan bagi mereka yang dipilih dan akan mewakili rakyatnya. cermin untuk mentaati segala aturan yang berlaku.

sikap koperatif warga itu seyogyanya menjadi suri tauladan bagi ribuan caleg pada detik-detik akhir perhitungan suara nanti. yups, ma gak mau suka gak suka, asyik gak asyik, mereka harus nerima kenyataan, baik sebagai pemenang maupun sebegai pekalah.

menerima hasil, sebagai wujud sikap arif dan bijaksana kaum terdidik dan terhormat. menerima hasil, pun bukan berkata iya di depan, namun memprovokasi massa di belakang. yups menerima hasil, adalah mengikhlaskan kehilangan ratusan juta, harta-benda untuk mempromosikan diri.

jangan lagi buang harta kita untuk membayar warga guna membenci individu dan kelompok. sudah cukup harta dan benda kita keluarkan untuk membeli pelajaran berharga itu, pelajaran bisa menerima kenyataan, yang bisa jadi tidak diajarkan di bangku sekolah atau kuliah….

jangan keluarkan juga harta kita untuk membayar konsultan atau dokter kejiwaan. karena dengan sikap kepahlawanan  menerima dengan lapang dada nasib yang belum beruntung itu.

yakin kan saja, jika Tuhan menginginkan kalian sebagai orang nomor satu, bukan orang nomor dua. bukan kah dalam kamus bahasa indoesia orang yang mewakili adalah selalu berada pada urutan kedua, sebagai pengganti orang pertama.

ah entahlah, yang jelas beberapa jam ke depan, rakyat dituntut membedakan mana bajingan, mana koruptor, mana preman, mana penjahat kelamin dan mana yang bukan.

Selalamt Berpemilu, Indonesia!!!

  1. 8 April 2009 pukul 18:45

    yup… hidup indonesia!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: