Beranda > ngecuprus > Kalah Pemilu, Caleg Telanjang

Kalah Pemilu, Caleg Telanjang

m2sf3xiltq

Wacana akan terjadinya gangguang jiwa calon legislatif yang kalah dalam pemilihan legislatif 9 April 2009 lalu terbukti sudah. Di Cirebon, sebanyak 15 orang caleg mengalami depresi dan memilih melakukan pengobatan spiritual untuk menyembuhkan depresi kepada Ustaz Ujang Bustomi di Desa Sinarancang, Mundu, Cirebon.

Menurut Ujang, yang juga pimpinan Forum Spiritual Peduli Cirebon (FSPC) prosesi penyembuhan caleg depresi dilihat dari kondisi pasien. Rata-rata pasien yang berobat, karena kecewa dengan hasil suara yang tidak sesuai dengan prediksi. Padahal, tidak sedikit dana yang harus dikeluarkan caleg untuk menarik simpati masyarakat.

“Mereka rata-rata depresi karena perolehan suara kecil. Sementara uang yang dikeluarkan kepada tim sukes bisa mencapai antara Rp200 juta hingga Rp1,5 miliar. Ketidaksiapan inilah yang membuat caleg tidak terima dengan kekalahannya,” terang Ujang.

Biasanya, kata Ujang, caleg yang depresi mengalami perubahan sikap yang sangat signifikan. Bahkan salah satu pasiennya asal Kuningan, sampai rela bertelanjang di lingkungan rumahnya karena mengalami depresi berat.

Prosesi ritual, diawali dengan melakukan doa guna pembersihan pikiran negatif pasien. Selanjutnya, pasien dimandikan di Situ Patok yang dipercayai warga sekitar memiliki nilai keramat. Lantas, pasien langsung dibimbing Ustaz Ujang melakukan doa dan membacakan ayat suci Alquran.(okezone)

  1. yuns26
    13 April 2009 pukul 09:30

    ya gitu dah nasib calon pemimpin-pemimpin indonesia, kalo udah abis banyak dari nyaleg trus gagal stress….
    ini juga berlaku buat caleg yang berhasil masuk dpr kan, kalo yang gagal stress, yang berhasil pasti nyari gantinya hehehe…. kalo perlu nyari untuk bos,…
    sori ikutan nimbrung nih….
    sekalian ngenalin blog gw, baru belajar sih, yuns26.wordpress.com

  2. 13 April 2009 pukul 11:51

    mas anas juga mau ikutan y katanya?? biar ga stres terus nyari berita buat blog nya!! ha.,.,.,

  3. seniatussa'adah
    13 April 2009 pukul 12:54

    wah,,,masih mau nyalonin presiden 2019-2024 kang? hhehe…

  4. 14 April 2009 pukul 00:45

    Untung kalah… coba klo menang… bisa menelanjangi banyak orang…. hi hi hi

  5. 14 April 2009 pukul 03:29

    waduh kok mental calon pemimpin gitu yah, cuman motifasinya menang trus rapat kerja bobok, trima duit banyak, kalo kalah belum kepikir jadinya gene

  6. aji
    14 April 2009 pukul 03:51

    sesungguhnya cita2x orang yang ingin setinggi langit dengan cara demokrasi.

    Padahal Sistem Demokrasi adalah sistem yang paling jelek di kolong langit ini..

  7. 14 April 2009 pukul 03:56

    soalnya cm pada niat car duit sih….mknya jd gitu…

  8. 14 April 2009 pukul 04:48

    malu kang

  9. 14 April 2009 pukul 05:07

    Yach itulah akibat sistem pengkaderan yang sarat biaya dan penuh dengan birokrasi panas

    Ikut yang atas, Malu Kang!

  10. 14 April 2009 pukul 05:09

    huahaha.. makanya,, kalo misal mau maju nyaleg musti siap fisik dan mental😉

  11. 14 April 2009 pukul 05:58

    Setuju buat yang di atas. :-p
    Kalo emang bisa siap menang juga harus bisa siap kalah. Ga siap kalah jangan maju jadi Caleg. Gile, makin rame aja RSJ ntar!!

  12. 14 April 2009 pukul 06:55

    kasihan2😀

  13. islamarket.net
    14 April 2009 pukul 07:09

    rasain, lho! makanya, yang namanya jabatan itu jangan dikejar!

  14. islamarket.net
    14 April 2009 pukul 07:10

    rasain, lho! makanya, yang namanya jabatan itu jangan diminta, sampe direbutkan segala. sahabat rosul aja kalo ditunjuk jadi pemimpin malah nangis, karena takut dengan beban amanah yang diterima.

  15. 14 April 2009 pukul 07:11

    bahaya!!! Uang yang dihambur-hamburkan para caleg itu tidak ikhlas, hati2 bro…

  16. 14 April 2009 pukul 08:01

    maklumlah niatnya bukan karena Allah ingin jadi calegnya.. salam kenal

  17. 14 April 2009 pukul 09:42

    ini terbukti bahwa yang mengusung mereka (caleg) yaitu partai juga bukan partai yang berpihak kepada rakyat mereka asal nunjuk karena duit…

  18. 14 April 2009 pukul 09:48

    semoga stress dan depresi mereka ndak berlarut-larut.

    salaam

  19. Yep
    14 April 2009 pukul 09:48

    Ya bagus Mas klu yang depresi dibimbing oleh Pak Ustadz… sekalian disuruh bertobat ngak usah nyaleg lagi. Setauku Mas Annas juga rencana mau nyapres tahun 2014…hati-hati lho Mas….. 😆

  20. sitidjenar
    14 April 2009 pukul 10:22

    kalo menang juga bakalan lebih “gila”

  21. 14 April 2009 pukul 10:35

    Biar kanlah.. Gak usah dikomentarin..!

  22. bamboobelajar
    14 April 2009 pukul 12:34

    gmana mau ikut mengurus negara, ngurus diri sendiri aja g bisa.
    baru kalah pemilu udah jadi gila, gimana harus menyelesaikan masalah negara ini yang sangat berat dan rumit.
    bisa2 DPR/DPRD jadi rumah sakit jiwa.

  23. handokoaji
    14 April 2009 pukul 14:22

    wah…. wah….. bagaimana jadi pejabat negara kalah aja bisa stress, ngurusin negara emang gampang, menyelamatkan diri sendiri aja nggak mampu, untuk nggak jadi anggota legislatif orang-orang macam begini.
    seharusnya kita berpikir untuk mengabdi kepada masyarakat tidak harus menjadi pejabat (pemimpin) tiap kita khan pemimpin, dimana kita berada kita bisa membantu sesama, uang sebesar itu kalau disedekahkan buat anak yatim dan fakir miskin waooo…. bisa menuntaskan kemiskinan.

  24. 14 April 2009 pukul 16:02

    mmmm…… aya-aya wae ?!@#?!

  25. tommyphunk008
    14 April 2009 pukul 17:32

    Ya..nasib-nasib….

  26. 14 April 2009 pukul 18:42

    Alhamdulillah, semoga ada hikmahnya

  27. 14 April 2009 pukul 18:47

    suer….ga ada kata bisa terucap selain “KASIHAN…”
    salam kenal mas…

  28. Madep
    15 April 2009 pukul 00:08

    salam kenal…

    kalau ada yang tahu, gimana sih prosedur menjadi caleg kok bisa keluar uang sebanyak itu? masak pasang spanduk dan poster sampai habis 1,5 M?

  29. 15 April 2009 pukul 02:04

    ayo boikot caleg stress hehehehe

  30. suciptoardi
    15 April 2009 pukul 02:27

    makanya jadi caleg jangan ngutang….

  31. Johan
    15 April 2009 pukul 02:28

    makanya kalau mau jadi anggota DPR itu mas harus siap semuannya, siap mental, siap kalah pokoknya siaplah, jangan siap menang aja, oKe RCTI

  32. 15 April 2009 pukul 02:55

    yang telanjan laki2 apa perempuan..??😯

    wkakakaka

  33. 15 April 2009 pukul 03:55

    bingung cari kerja..
    gabung aja ma kita

    cuma modal HP km doang, bisa menghasilkan uang..
    bisa dilakukan sendirian, disekolah, kuliah, kerja bahkan yang nganggur dirumah..
    kerja sambilan modal HP sehari bisa untung minimal Rp20.000/hari

    mau mau mau??
    visit aja http://www.chipborneo.co.cc
    or CS 081335111747
    YM wah_united@yahoo.com

  34. netaolla
    15 April 2009 pukul 04:15

    daripada jadi caleg mending duitnya disumbangkan sebagian keorang miskin,pasti upahnya gak seperti sekarang

  35. rosa
    15 April 2009 pukul 04:40

    Di TV malah banyak kisah caleg yang meminta kembali barang yang udah dikasih. Misal karpet untuk ibu-ibu pengajian, orgen untuk kelompok kasidahan di desanya, bahkan ada yang minta pasir untuk ngebangun perangkat desa. Ada juga yang ngebela-belain ngebangun puskesmas. Trus parahnya lagi ada penduduk yang minta duit beli suaranya sebesar 1 juta. Kacau. Pembelajaran politik bangsa kita masih segini, mo gimana lagi.

    website: http://www.gangsir.com

  36. Ian
    15 April 2009 pukul 07:35

    yah, mungkin dia mau dibliin baju ma pendukungnya:mrgreen:

    http://reatheryan.co.cc

  37. 15 April 2009 pukul 08:57

    Yah itu sebabnya jika kita tidak legowo alias kurang mensyukuri nikmat tuhan. makanya kalo mau jadi caleg pikir2 yang matang……..harapan tinggi untuk menang tapi mental tidak siap untu kalah…
    lagian nafsu banget jadi caleg……….. klo dia punya niat iklas ingin membangun rakyatnya dia tidak akan stres kleeee….. karena kita hanya bisa berusaha dan ber doa…..? tuhan yang menentukan.

  38. suritno
    16 April 2009 pukul 04:13

    mending jadi legislatif gila, tapi bergaji..

    daripada gila jadi legislatif, yang tidak bergaji

  39. PENDEKAR
    16 April 2009 pukul 10:18

    WASPADAI Caleg-caleng yang MENANG… mereka bisa lebih gila lagi, menguras uang rakyat, biar BALIK MODAL.

  40. Tocker gilee
    16 April 2009 pukul 15:58

    Gw liat ada jg caleg perempuan yg strezz krna kalah dlm pemilu. Coz, yg dikorbankannya duit. Ya pntes aja kalah. Coba yg dikorbankan tubuh seksinya itu kpd setiap lelaki di dapil nya, pasti MENANG. Ha,ha,ha..

  41. eed
    18 April 2009 pukul 14:06

    kalah jadi gila, menang jadi edan

  42. 19 April 2009 pukul 06:56

    Bagaimana ya jika mereka akhirnya dirawat di RS Jiwa atau Panti Orang Gila?

    Yuk kita melongok keadaan panti-panti orang gila. Seperti apa sih kondisinya. Baca ya di sini:

    http://kalipaksi.wordpress.com/2009/04/19/yuk-melongok-panti-orang-gila/

  43. Dinal
    15 Mei 2009 pukul 08:22

    itu la politik harus siap dlm sgla hal.
    orng yg demikian adalah orang yg belum mampu berkecimpung di dunia politik.
    siapa yg berikutnya???????????/
    dan jngan prnah meniru !!!!!!!!!!1

  1. 14 April 2009 pukul 13:09

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: