Beranda > ngecuprus > Cristian Sugiono-Pevita E Pearce Ciuman di Film RASA

Cristian Sugiono-Pevita E Pearce Ciuman di Film RASA

25al008Jika selama ini kita cuma dengar dan lihat adegan fulgar para selebritas dengan tertutup, maka dalam waktu dekat ini kita akan disuguhkan adegan ciuman Cristian Sugiono-Pevita E Pearce secara terbuka.

Pada saat yang sama juga Demi bersikap profesionalisme, ‘Trio Macan’ rela tampil tanpa sehelai benang pun di film perdana mereka, ‘Darah Janda Kolong Wewe’. Namun, personil tri macan itu hanya Iva Nofanda saja yang benar-benar bugil di film yang mengusung aliran musik dangdut tersebut.

“Iya, aku memang benar-benar bugil,” tuturnya, saat ditemui saat acara syukuran film tersebut di bilangan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (23/04) siang.

Sementara artis remaja yang mulai naik daun, Pevita E Pearce merasa canggung beradegan ciuman dengan suami Titi Kamal, Cristian Sugiono itu. “Canggung itu sudah pasti. Tapi kan ini juga ciumannya yang tiba-tiba. Bukan nggak ada alasannya, tapi ciuman ini beralasan karena mendukung scene itu,” ujar Pevi saat ditemui di Meet and Greet Film RASA di Depok Town Square.

Ketika mesum atas nama profesionalisme sudah menjadi trend mereka, maka lambat laun, bahkan sedang terjadi, aksi mesum dan fulgar menjadi trend para remaja yang sejatinya sedang mencari karakter dan jati diri. Ciuman, bugil, dan adegan birahi tampaknya sudah menjadi nilai jual sendiri bagi produksi film dan bumbu yang harus ada dalam salah satu sceane-nya.

Lalu, pelajaran atau misi apa yang akan dipesankan oleh si pemilik modal dengan film itu?

  1. 26 April 2009 pukul 20:52

    di sensor nggak ya filmnya nanti

  2. oomwaway
    26 April 2009 pukul 23:23

    ya begitulah para celebritis,.. ciuman ga apa2 asal profesional. dengan logika yang sama, selama profesional, bersetubuh pun boleh.. sebentar lagi industri pornografi akan marak kayaknya..

  3. 1 Mei 2009 pukul 15:24

    Please deh..kaya begini aja di gede2in..kaya ga pernah ciuman aja. that’s normaly Dude.. dewasa dikit laah.. that’s only on the movie..

  4. conficker-7
    4 Mei 2009 pukul 02:16

    Comment to ketoprakcirebon : ketika orang mempermasalahkan ciuman dianggap tidak dewasa…. apa jadinya anak-anak ita nanti kalu disuguhi film-film seperti itu. bagaimana seandainya kita melihat anak kita berciuman seperti itu dihadapan kita. apakah kita bisa menganggap itu biasa / normal ? Kita juga harus mempertimbangkan dampak yang dapat terjadi

  5. 8 Mei 2009 pukul 18:24

    era hedoisme mulai berlanjut lagi……

  6. Aska Rockers
    10 Mei 2009 pukul 10:23

    profesionalisme kebablasan!!!
    demokrasi kebablasan!!
    Indonesiaku yang bobrok,,,,
    atas nama kesopanan mari kita bom saja!!!!

  7. 18 Mei 2009 pukul 08:28

    Udah tau berita terbarunya pevita-e-pearce? yang lagi hots loh…

  8. leonsmayra
    18 Mei 2009 pukul 12:26

    kita tidak perlu heran karena itulah memang dunia intertainment,,,masih banyak cara yang lebih terhormat untuk mencari uang daripada mengorbankan akhlak hanya untuk kepentingan dunia semata..

  9. jr
    19 Mei 2009 pukul 05:15

    semakin ditutupin, bakalan semakin dicari tahu..
    itu udah insting dasar manusia..
    be grateful for it..
    mendingan dikasih tau aja, tapi dengan bimbingan dan cara pengajaran yang tepat n dewasa..
    norma agama n budayanya harus diperjelas..

  10. kRuPHuK
    24 Mei 2009 pukul 08:18

    aq sangad2 salut n suka ma film “RASA” SUMPEH deh seru abezzzz aq bangga ma karya2 INDONESIA

  11. farissaluthfia
    31 Mei 2009 pukul 07:15

    indonesia bobrok banget sih. pornografi beredar dimana aja. sekarang ciuman dianggap normal aja. lambat laun ML juga bakalan dianggap normal gue rasa. ckckckc astaghfirullah..

  12. bullet
    8 Juni 2009 pukul 17:12

    hahahaha…. masalah ini kok digembar-gemborkan…
    demi menjunjung tinggi profesionalisme profesi… seseorang akan melakukan apa saja… walaupun harus bermesum ria… di layar lebar
    ya saya sih netral saja… asalkan apa yang ditampilkan tidak melebihi batas teleransi masyarakat..

  13. satriyo
    20 Juli 2009 pukul 04:14

    bagus tuhh… terus kembangkan perfilman indonesia ..!!!!!

  14. kapin
    21 Juli 2009 pukul 16:59

    A:apa bedanya perek yang dibayar buat temen tidur ama cewex yg dibayar buat ciuman, pelukan, bermesraan di pelem tipi??
    B: ya beda lah yang di tipi kan emeng profesinya aktor yang di tuntut propesional.
    A:lha kalo gitu ama pelem barat yang ada warn FBI na apa bedanya???
    B: wah kalo yang itu gw mah perek masuk tipi, beda donx ame artis indonesia.
    A:lhah ap bedanya???
    B: lha artis indonesia kan kalo bulan hai ke tanah suci jadi dosanya bisa ilang tu..,terus kalo bulan puasa kan pada tobat bentar jadi lumayan kan..lebih baik dikit

  15. Hero
    22 Juli 2009 pukul 17:55

    Tapi ingat nanti khan Islam akan jaya kembali sekitar mulai thn 2016 jadi nanti tidak akan ada lagi film seperti ini….semua sudah bersumber dengan Hukum Islam.

  16. Wibowo Wahyu Kartika
    12 November 2009 pukul 10:49

    Gue hack perfilman Indonesia kalo ada yg macem2. .awas

  17. Amel
    4 Desember 2009 pukul 12:04

    Biarin za, bagus lagi calon penghuni neraka semakin bertambah banyak. Jadi, kalo gue masuk surga otomatis tanah gue disana luas.

  18. Zee
    22 Juli 2010 pukul 10:38

    Stujuh ma Abang Wibowo. .
    hi, Wibowo Corleone
    Remember me? ^_^

  19. 18 September 2013 pukul 00:48

    Hello! This is kind of off topic but I need some help from an established blog.
    Is it very difficult to set up your own blog? I’m not
    very techincal but I can figure things out pretty fast. I’m thinking about setting up my own but I’m not sure
    where to begin. Do you have any points or suggestions?
    Thank you

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: